Fragmentasi Ideologi Partai Politik Lokal Aceh
Pada umumnya partai politik memiliki pijakan ideologi dalam menentukan sikap dan kebijakan yang diambil kedepannya. Termasuk juga partai politik lokal di Aceh. Selain menjadi pijakan dalam bersikap dan mengambil kebijakan, ideologi juga digunakan partai politik lokal Aceh untuk mendapatkan simpati dari masyarakat luas. Partai politik lokal Aceh pada umumnya berada pada persilangan antara ideologi sosialis dan agama.
Menurut Amalia, Empat dari enam partai politik lokal Aceh
menggunakan agama sebagai dasar ideologi mereka. Di antaranya PAAS, Partai
Darul Aceh, Partai Sira, dan Partai Aceh. Sedangkan dua partai lainnya, Partai
Rakyat Aceh dan Partai Bersatu Aceh tidak memperlihatkan secara tegas
menjelaskan pijakan yang ia gunakan. Dalam arti lain partai tersebut lebih
cenderung menempatkan dirinya sebagai parpol nasionalis-sekuler yang masuk ke
dalam kategori sosialis.[1]
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ideologi yang
dicantumkan pada anggaran dasar rumah tangga partai bukan hanya dijadikan
sebagai visi misi gerakan, tetapi juga dijadikan poin tambahan dalam menggaet
suara. Tidak mengherankan jika partai politik Islam tumbuh subur di Aceh,
karena Aceh merupakan provinsi yang di dominasi oleh pemeluk agama Islam.

Komentar
Posting Komentar