Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum

Bagaimana Cara yang Tepat dalam Mengintegrasikan antara Islam dan Ilmu Pengetahuan?

Gambar
Cara kita untuk mewujudkan integrasi antara Islam dan ilmu pengetahuan adalah dengan melahirkan cendikiawan-cendikiawan yang memiliki latar belakang keIslaman. Hal tersebut akan menjadikan bidang keilmuan atau lembaga-lembaga penelitian akan dikuasai oleh cendikiawan Islam, sehingga akan menghasilkan sebuah keilmuan baru dengan Islam sebagai acuannya. Dalam konteks Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang menjadikan kekuasaan sebagai objek penelitiannya, maka cara yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan Islam dan Ilmu pengetahuan yaitu memenangkan kekuasaan tersebut. Menurut Hasan Al Banna, seorang Muslim belum afdhol keIslamannya jika tidak memerhatikan bidang yang mengurusi orang banyak (politik). Sehingga jika tampuk kekuasaan dipegang oleh orang yang beriman, maka pengintegrasian antara Islam dan ilmu pengetahuan dapat lebih mudah dilakukan. Di bidang sosial masyarakat juga kita harus memenangkan pertarungan dengan orang-orang pengkampanye isu yang bertentangan dengan Islam. Conto...

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Menimbulkan Masalah Mental?

Gambar
Hal tersebut terjadi karena ketidakstabilannya aspek ruhani dan jasmani yang ada di dalam tubuh manusia tersebut. Untuk mencapai sebuah kebahagiaan, maka manusia membutuhkan aspek spiritualitas yang meliputi ketenangan hati, ketentraman jiwa, sehingga menimbulkan kejernihan pikiran. Seseorang yang hanya mengandalkan aspek “keduniaan” untuk mencapai sebuah kebahagiaan maka orang tersebut akan kekeringan hatinya, karena tidak disirami dengan keimanan dan ketaqwaan kepada pemilik alam semesta. Solusi yang dapat ditawarkan kita sebagai Umat Islam adalah meng-integrasikan kedua aspek tersebut. Akal dan hati harus diintegrasikan, sehingga hal-hal yang bersifat dystopia dapat terhindarkan. Jika kita mengaitkan konteks integrasi antara “akal dan hati” ke dalam ilmu pengetahuan, maka bisa kita contohkan dengan integrasi yang terjadi antara Al-Quran dan Hadits dengan ilmu pengetahuan yang meliputi observasi dan penelitian-penelitian ilmiah. Jika kedua aspek tersebut dapat kita integrasikan...

Apakah Agama Merupakan Urusan Privat?

Gambar
Masyarakat dunia barat sering mengkampanyekan bahwa agama adalah urusan privat masing-masing individu. Hal tersebut kemungkinan besar dilandasi oleh ketakutan yang terjadi pada masa lalu ketika pengaruh gereja sangat mendominasi sosial-politik-budaya di kawasan Eropa. Isu tersebut kemudian masuk ke Indonesia melalui para aktivis yang berkiblat pada liberalisme dan sekulerisme Barat. Menurut saya, pendapat tersebut merupakan traumatic masa lalu yang menyebabkan kemandekan dalam berfikir. Al-quran dan hadits bukan hanya membahas masalah ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga membahas mengenai hukum-hukum Allah terhadap berbagai permasalahan. Jika agama hanya dianggap sebagai urusan pribadi masing-masing individu, maka bagaimana hukum Allah tersebut dapat ditegakkan? Dan siapa yang berhak menjalankan hukum Allah tersebut? Solusi mengenai sistem pendidikan di masa depan yang menjadikan para pemuda Islam dapat melaksanakan syariah secara benar dan konsekuen adalah dengan mengintegrasikan ...

Partai Politik Islam di Indonesia

Gambar
Partai Politik Islam Partai politik sudah sewajarnya jika memperjuangkan hal-hal yang menjadi asas mereka. Salah satunya adalah Islam. Partai politik yang berasaskan Islam selalu eksis di kancah perpolitikan Indonesia sejak zaman pra-kemerdekaan hingga masa kontemporer. Jika menilik sedikit kepada sejarah terbentuknya partai politik dengan asas Islam, terdapat perbedaan yang mendasar antara partai yang menggunakan kepercayaan sebagai wadah perjuangan dan partai yang menggunakan perbedaan kelas sebagai motor perjuangannya. Sigit Pamungkas di dalam bukunya mengatakan bahwa partai yang mengambil jalur perjuangan kelas membedakan dirinya dari partai lain berdasarkan pandangannya terhadap modal. Sedangkan partai yang mengambil jalur aliran atau kepercayaan membedakan dirinya dengan partai lain berdasarkan pandangannya terhadap dunia dan problematika di dalamnya, dan pandangan terhadap solusi atas problematika tersebut. Latar Belakang Dari masa ke masa partai berbasis agama kerap kali munc...

Mengapa Sajadah Selalu Memiliki Bentuk yang Sama?

Gambar
Mengapa Sajadah Selalu Memiliki Bentuk Yang Sama? Terkadang kita tidak memerhatikan hal-hal kecil ini. Namun, pernahkah kalian penasaran? Sebenarnya asal mula digunakannya sajadah sebagai alat shalat tuh kenapa sih… Dilansir dari situs umma.id, pada awalnya alas shalat yang digunakan oleh Umat Islam pada zaman pra-modern yaitu pelepah pisang dan pelepah kurma, meskipun ada beberapa riwayah yang menyebutkan Rasulullah pernah juga menggunakan kain sebagai alas shalatnya. Hal tersebut didukung oleh tulisan dari kitab Ibnu Batutah, ia berkata “Orang-orang pinggiran di Kairo Mesir terbiasa keluar rumah untuk melaksanakan Salat Jumat. Para pembantu mereka biasanya membawakan sajadah yang terbuat dari pelepah-pelepah pisang, dan menghamparkannya untuk keperluan salat mereka. Pada masa tersebut (masa Ibnu Batutah) hingga sekarang penduduk Makkah melaksanakan salat di masjid jami menggunakan sajadah." Penggunaan pelepah kurma atau pisang sebagai alas shalat juga berkaitan dengan tida...